BOGOR, mediasuratkabarukum.com – Setelah bertahun-tahun menanti perbaikan, SD Negeri Cadas Leueur yang berlokasi di Jalan Antam Pongkor KM 07, Cadas Leueur, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya mulai merealisasikan program rehabilitasi bangunan sekolah. Tahap awal pekerjaan difokuskan pada dua ruang kelas, satu ruang guru, dan satu ruang kepala sekolah yang selama ini membutuhkan penanganan agar kembali layak digunakan sebagai sarana pendidikan.
Kepala SD Negeri Cadas Leueur, Juju Juariah, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur atas dimulainya rehabilitasi tersebut. Menurutnya, bantuan ini merupakan jawaban atas harapan seluruh warga sekolah yang telah lama menantikan adanya perbaikan fasilitas pendidikan.
"Kami sangat bersyukur karena ini adalah penantian yang cukup lama dari warga SDN Cadas Leueur. Alhamdulillah sekarang sudah terealisasi. Meskipun untuk anggaran dan rincian lainnya belum ada kejelasan sepenuhnya, yang terpenting sudah ada aksi nyata. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan pihak Dinas Pendidikan yang cepat tanggap langsung turun tangan," ujar Juju.
Ia menjelaskan, rehabilitasi meliputi perbaikan atap, dinding, lantai, serta sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan. Dengan adanya perbaikan tersebut, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Meski demikian, Juju mengakui sekolah yang dipimpinnya masih menghadapi keterbatasan ruang belajar. Kondisi lahan sekolah yang sempit membuat penambahan ruang kelas secara horizontal tidak memungkinkan.
Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah tetap memberikan dukungan melalui program pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar di masa mendatang.
"Sebetulnya kami masih kekurangan ruang kelas. Harapan kami ke depan, mudah-mudahan bantuan ini terus berlanjut, baik dari DAK maupun APBD, sehingga kami dapat memiliki ruang kelas bertingkat. Mengingat lahan sekolah yang terbatas, pembangunan secara vertikal menjadi solusi agar kebutuhan ruang belajar dapat terpenuhi dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," ungkapnya.
Menurut Juju, pembangunan ruang kelas bertingkat menjadi solusi paling ideal mengingat keterbatasan lahan yang dimiliki sekolah. Ia berharap rehabilitasi yang kini berjalan menjadi awal dari peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di SD Negeri Cadas Leueur.
Dengan dimulainya proyek rehabilitasi tersebut, pihak sekolah optimistis kualitas layanan pendidikan akan semakin meningkat. Fasilitas yang lebih layak diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi seluruh peserta didik, sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bogor. ***Red/Kus





