SMPN 1 Purwasari Dinilai “Alergi Wartawan”, Informasi Dana BOS Sulit Diakses
Cipatat Berduka: Pembunuhan Sadis Bocah SD Terungkap, Pelaku kakak Tiri Sendiri
Diduga Praktik Jual Beli Psikotropika Terjadi Terang-Terangan di Depan Apotek Rabbani 2, Transaksi Terekam Kamera
Diduga Edarkan Obat Golongan G, Seorang Pria Mengaku Layani Penjualan hingga Anak Usia SMP di Sukaresmi
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tewas di Rumahnya, Warga Cipatat Geger
Bandung Barat, suratkabarumum.com — Warga Kampung Warung Tiwu, RT 02/RW 16, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), digemparkan oleh penemuan jasad seorang bocah kelas 6 SD berinisial AS pada Selasa (3/3/2026) sore.
Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di lantai dua rumahnya. Saat ditemukan, kondisi korban dilaporkan mengenaskan dan diduga kuat menjadi korban tindak pembunuhan. Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar terkejut dan berduka.
Ketua RW 16, Dadang Ansori, mengungkapkan bahwa jasad AS pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri saat hendak memanggil korban. Sang ibu yang mendapati anaknya sudah tidak bernyawa langsung berteriak meminta pertolongan warga.
“Yang pertama kali menemukan ibunya. Kondisinya sudah tidak bernyawa di lantai dua rumah,” ujar Dadang saat ditemui di lokasi kejadian.
Warga yang berdatangan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami motif dan pelaku dugaan pembunuhan tersebut. Jenazah korban telah dievakuasi untuk proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta warga sekitar yang mengenal AS sebagai anak yang dikenal aktif dan ramah di lingkungan tempat tinggalnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil resmi penyelidikan dari kepolisian.***Ghani
Diduga Aktivitas Pengerukan Pasir Ilegal Terjadi di Tepi Sungai Cibatu Tiga, Kecamatan Cariu
pekerjaan overlay pada segmen sepanjang 900 meter di ruas Lingkar Cianjur
Cianjur, mediasuratkabarumum.com – Pemerintah melalui PPK 2.1 Jawa Barat melakukan pekerjaan overlay pada segmen sepanjang 900 meter di ruas Lingkar Cianjur yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat dan sempat menjadi sorotan masyarakat.
Pengawas Lapangan PPK 2.1 Jabar, Warso, menyampaikan bahwa pekerjaan ini difokuskan pada titik-titik jalan yang berlubang dan mengalami penurunan kualitas aspal.
“Untuk segmen ini kurang lebih 900 meter, kita lakukan minimal satu lapis overlay dengan ketebalan 4 cm, terutama di titik yang rusak berat dan berlubang,” ujar Warso.
Ia menjelaskan, pekerjaan dimulai pada Sabtu (21/2) dan ditargetkan selesai paling lambat Sabtu pekan ini, dengan harapan seluruh perbaikan sudah tuntas sebelum H-10 Lebaran. Target tersebut termasuk menutup seluruh lubang yang ada di ruas tersebut demi memastikan keamanan pengguna jalan. Rabu, 25/02/2026
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari instruksi agar seluruh ruas jalan nasional dalam kondisi baik menjelang arus mudik.
“Menjelang Lebaran, seluruh ruas harus sudah dalam kondisi mantap. Harapannya masyarakat dan pemudik bisa nyaman, aman, dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Pekerjaan overlay ini menggunakan ketebalan aspal 4 cm sesuai spesifikasi teknis. Setelah pengerjaan selesai, akan dilakukan uji kualitas melalui metode pengeboran (boring) guna memastikan ketebalan dan mutu sesuai standar.
Pengawasan dilakukan setiap hari oleh konsultan pengawas serta tim dari PU. Selain itu, pihak penyedia jasa juga memiliki masa pemeliharaan setelah PHO (Provisional Hand Over) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan.
Proyek ini didanai melalui APBN dan dikerjakan oleh PT Laksana. Meski papan proyek tidak terlihat tepat di titik pekerjaan 900 meter tersebut, Warso menjelaskan bahwa papan informasi ditempatkan di titik awal ruas karena proyek mencakup beberapa wilayah.
Masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau masukan terkait pekerjaan ini dapat memanfaatkan aplikasi pengaduan resmi Kementerian PU bernama JAKI (Jalan Kaki).
Dengan adanya overlay pada segmen ini, diharapkan kondisi jalan Lingkar Cianjur kembali layak dan aman dilalui menjelang arus mudik Lebaran.**riki





